Uraian Penyejuk Kalbu




Semilir angin yang menyibakkan kehangatan dalam jiwa, menggugahkan semangat yang berkobar di balik keheningan yang senyap. Melukiskan ribuan permata yang berkilau, hingga mata tak mampu melihat sampai detik tak berujung.
Tangis tak mampu mengubah nestapa, namun keharuan yang membawa luka mencoba berkorban untuk senyuman tiada tara. Hidup dalam keheningan indah terasa saat hati mencoba untuk dalam kesendirian. Namun, keheningan akan menjadi nestapa saat angin yang menepiskan membawa lara.
Saat-saat mata terpejam tak sedikitpun orang yang mampu membukanya. Selain kilauan permata yang senyap membukakan cakrawala keharuan. Siapa sangka hidup yang sebentar ini mampu mengambangkan ribuan angan yang tak terduga terbang bersama mentari. Hingga ufukpun menamparkan ribuan sudutnya.
Cinta boleh tiba di manapun kita berada dan kapanpun kita mau. Namun, kadang kitapun tak mau, karena kita belum siap untuk menyambutnya. Indah memang jika rasa itu terbalas dengan cinta pula. Namun betapa sakitnya jiwa ini saat apa yang kita rasakan tak dapat terespon oleh obyek pujaan kita. Apalagi untuk menjalin hubungan, hukum kausalitaspun tak ada. Bayangan fatamoragan sajalah yang terjadi di hadapan kita.
            Hidup hanya berlaku satu kali, tapi percayalah dalam hidup kita seolah hidup berkali-kali. Yaitu saat kita terjatuh, saat kita terjatuh itulah wujud kematian sementara dari hidup kita. Orang yang tak mau bangkit maka dia akan hidup diatas kematiaanya. Namun bagi orang yang mau bangkit dari keterpurukannya adalah orang yang ingin hidup lebih lama lagi dan mengenal kata hidup yang sebenarnya. Memang malam pasti akan berganti siang, tapi siang itu akan tetap gelap jika kita tak mau mengisi hidup kita dengan kebahagiaan tanpa batas .
            Kisah indah dari remaja menuju pra dewasa, bukan hal yang asing mengenal cinta di saat masa ini. Namun apa sebenarnya rasa itu, Karena jika kita tak mampu memilikinya sampai akhir. Apalagi di saat pertamapun tak ada kata respon yang terucap dari obyek cinta kita. Malang mungkin adalah sebutan yang familiar untuk itu semua. Namun buang-buang waktu saja buat hal yang kurang penting itu. Sejatinya, hidup tak hanya untuk bercinta saja. Tapi mengolah hidup untuk bisa lebih baik lagi. Bukan hidup abal-abal, hidup yang hanya untuk mencari popularitas saja. Dalam dirinya tidak tumbuh suatu keunikan, tapi kejijikan. Karena hidupnya hanya diliputi oleh rasa ingin dipuji. Tanyakanlah pada hidupmu, punya apakah di sudut ruang hampa yang tersimpan dalam jiwamu. Jadikanlah hidupmu tetap indah, meski harus melewati arus yang tak berujung. Jadilah keren untuk selamanya, jangan keren sementara… J J J

@herwiningsih

HERWININGSIH

2 komentar:

Instagram