BAB I
PENDAHULUAN
Ø LATAR BELAKANG
Banyaknya orang yang tidak mengetahui akan hakikat hidupnya
menjadikan mereka menjadi orang yang mengedepankan kemalasannya dibandingkan
usaha kerasnya. Dewasa ini tak sedikit orang yang gagal, itu disebabkan oleh
sikap hidup yang salah. Sikap hidup hedonisme yang mereka anut menyebabkan
keterpurukan spiritual dan tumpulnya intelektual. Sehingga dalam kehidupannya
hanya menghambakan diri pada kehidupan yang menyenangkan tanpa adanya usaha
untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Hal inilah yang menyebabkan Negara
Indonesia tertinggal jauh dengan Negara lain.
Apa yang dilakukan oleh penduduk Indonesia tidak setara dengan apa
yang ia dapat di negaranya sebagai Negara tanah surga. Atas kemanjaannya
terhadap negeri itulah yang menyebabkan rakyat Indonesia mudah dibodohi oleh
bangsa lain. Sehingga tanpa mereka sadari negerinya telah terjajah secara
halus. Untuk mengubah cara hidup salah itulah maka ditulislah tulisan yang
bernuansa motivasi untuk menggugah para anak bangsa agar mampu berkompetisi di
era globalisasi ini. Supaya lahirlah para penerus bangsa yang memiliki
intelektual dan spiritual yang unggul. Agar bangsa Indonesia tidak lagi berada
di bawah garis keterpurukan.
Oleh karenanya diharapkan agar motivasi ini bisa mempengaruhi hidup
anak bangsa yang hanya mendewakan pola hidup hedonisme. Dengan demikian mereka
akan sadar akan hakikat hidupnya sebagai makhluk tuhan dan anak bangsa. Dan
agar mereka meiliki arah yang tepat untuk melangkah menemukan hidup yang lebih
layak. Serta mampu memiliki inovasi yang mendukung dalam memajukan bangsa
Indonesia. yang mana hal itu dimulai dari diri sendiri hingga mampu merubah
orang lain maupun negaranya.
Ø RUMUSAN MASALAH
1.
Apa
yang dimaksud dengan manusia unggul?
2.
Bagaimana
upaya yang harus dilakukan untuk menjadi manusia unggul?
3.
Apa
yang akan dipengaruhi oleh adanya manusia unggul?
4.
Apa
pengaruh dari manusia unggul terhadap kesuksesan yang akan diraihnya?
Ø TUJUAN
Tujuan ditulisnya makalah ini sebagai bentuk suguhan kepada pembaca
untuk mengubah cara berpikirnya dalam hidup. Agar para pembaca memiliki arah
yang tepat untuk menyambut kesuksesan yang akan mereka raih. Sehingga di sana
diharapkan hidup yang lebih layak.
BAB II
ISI
A.
Manusia Unggul
Pada
hakikatnya manusia diciptakan kedunia tak lain dan tak bukan hanya untuk
menyembah kepada tuhannya. Sedangkan pengertian manusia pada umumnya ialah
berasal dari kata “ Insan” yang berarti lupa. Sehingga tak khayal bahwa
manusia itu sebagai makhluk yang renta akan sebuah kesalahan. Setiap apa yang
dilakukan tidak akan lepas dengan yang namanya kesalahan dan kekhilafan. Maka
dari itu manusia diharapkan bisa menjadi manusia yang unggul. Unggul ialah
memiliki kekuatan yang lebih dari yang lain.
Maka dapat dikatakan manusia unggul
ialah manusia yang memiliki kekuatan yang menjadikan mereka berbeda dengan yang
lain. Sehingga mereka mampu menjadi agen perubahan, baik diri sendiri, orang
lain, dan lingkungannya. Dalam hal ini orang yang mengharapkan akankehidupan
yang lebih baik dengan spontan ia akan meruabh hidupnya menjadi sosok manusia
unggul. Karena manusia unggul itu sangat diharapkan keberdaannya di berbagai
tempat. dan manusia yang unggul sangat
diperlukan untuk mampu bersaing di era globalisasi yang penuh akan komeptisi
ini.
B.
Upaya Menjadi Manusia Unggul
Untuk menjadi
manusia unggul bukanlah hal yang mudah, untuk menjadi manusia unggul ia harus
memiliki ciri-ciri diantaranya:
1)
Melaksanakan
amal ibadah, jadi bagi orang yang mengharapakan akan keunggulan hidupnya maka
ia harus senantiasa beribadah. Karena hakikat manusia yang sesungguhnya yaitu
mencapai kesuksesasan dunia dan akhirat. Dengan kesuksesan keduanya itulah
hidup akan terasa indah.
2)
Memiliki
keimanan yang utuh, tidak mudah putus asa dalam menghadapi permasalahn yang
menghampirinya. Selalu percaya bahwa dirinya hanyalah mkhluk yang diciptakan
tuhan dan akan kembali kepada-Nya. Orang yang memiliki kekuatan iman tidak akan
menyia-nyiakan hidupnya. Karena ia percaya bahwa tuhan punya kejutan yang luar
biasa dan akan memberikan kehidupan yang lebih baik.
3)
Memiliki
akhlak mulia yang terdiri dari amanah, ikhlas, tekun disiplin, bersyukur,
sabar, dan adil. Berbudi pekerti yang baik merupakan satu hal yang sangat
dibutuhkan dalam kehidupan. Dengan amanah ia akan menjadi orang yang bisa
dipercaya oleh orang lain. Sifat ikhlasa akan menjadikan seseorang itu tidak
pernah merasakan beban besar dalam hidupnya karena ia menerima akan takdir yang
diberikan tuhan-Nya. Selalu bersyukur akan menjadikannya tidak pernah merasa
kekurangan. Karena apa yang diterimanya selalu disyukuri dengan demikian
kenikmatan yang mereka peroleh akan semakin bertambah. Dengan sabar tidak akan
pernah ada rasa marah satu sama lain. Adil akan membawakan kesetaraan dalam
hidup yang menyenangkan (A.T. SugengPriyanto)
Dalam hal ini
kita perlu mensinkronkan intelektual dan spiritual yang ada dalam diri kita. Karena
seseorang yang hanya mengandalkan intelektualnya saja akan menumbuhkan
sifat-sifat negative dalam dirinya. Namun, intelektual yang didukung dengan
spiritual akan menjadikan seseorang tersebut akan semakin unggul dihadapan
manusia maupun tuhannya. Selain itu dalam hal ini manusia unggul memerlukan
beberapa energy:
a)
Tahan
banting, tidak mudah jatuh dengan apa yang menghampirinya. Meskipun kegagalan
selalu mengahampirinya dan berbagai cercaan orang terhadapnya hanya dianggap
angina lalu.
b)
Kecepatan
berpikir dan bertindak, ketika menghadapi masalah dengan cepat mencari jalan
keluar untuk menyelesaikannya dan segera mungkin menyelesaikann masalah itu
dengan cara yang yang telah direncanakan.
c)
Tidak
menunda-nunda waktu, ketika memiliki sebuah rencana dengan segera berusaha
untuk mencapainya. Tidak mengulur-ngulur waktu. Karena sebuah waktu tidak akan
pernah bisa kembali.
d)
Berpikir
maju, melihat zaman yang semakin maju dengan segala teknologi yang ada manusia
haruslah berpikir lebih maju. Tidak terpuruk pada kehidupan yang primitive. Dan
berusaha untuk bisa berkompetisi di era globalisasi ini. Dengan demikian ia
mampu menjadi manusia yang senantiasa layak hidup di manapun mereka berada.
e)
Kritis,
tidak mudah menerima begitu saja alasan yang dibuat orang untuk mempengaruhi
hidup kita. Dan kita harus selalu ingin tau dan mengikuti zaman. Agar kita
tidak selalu terjajah.
f)
Ketakwaan
yang ampuh, rasa takut terhadap tuhan akan menjadikan manusia senantiasa
berbuat baik terhadap orang lain. Baik terhadap lawannya maupun kawan. Sehingga
persaingannya menjadi persaingan yang sehat
g)
Tekun
ibadah, tidakk hanya terpaku pada
intelektual yang dimilikinya. Melainkan juga harus senantiasa ingat terhadap
sang pencipta. Dengan demikiann manusia tidak akan menumbuhkan sifat ujub.
Karena semua yang dimilikinya tak lepas dari kehendak tuhannya.
h)
Jujur,
dalam berkompetisi selalu melakukan hal yang tidak melanggar akan hukum
agamanya. Dan tidak menggunakan kecurangan yang akan berdampak buruk terhadap
orang lain.
i)
Pemberani,
tidak ada rasa takut untuk mencapai sebuah kesuksesan. Dan tidak memiliki rasa
ragu untuk mencapinya.
j)
Langkah
berbeda, dalam hal ini orang yang berkompetisi dan mengharapkan sebuah
kemenangan haruslah memiliki cara yang berbeda dengan yang lain. Karena jika menggunakan
yang sama maka kesuksesan itu sulit diraih.
Sehingga dengan adanya energy itulah kita mampu menjadi manusia
yang unggul dan bisa menggapai kesuksesan.
C.
Pengaruh
Keberadaan Manusia Unggul
Kebaradaan
manusia unggul sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Karena dalam
kehidupan ini tidak lepas dengan yang namanya kompetisi. Setiap manusia perlu
adanya jiwa berkompetisi. Dengan demikian mereka mampu menjadi manusia yang
sesungguhnya yang dapat merubah kehidupannnya sendiri maupun kehidupan orang
lain danlingkungannya. Kompetisi yang terjadi dalam kehidupan manusia dimulai
sejak dalam kandungan. Yang mana di sana untuk menempati Rahim kita harus
berkompetisi dengan ribuan saingan. Dan pada akhirnya kita menjadi pemenangnya.
Sehingga bagi orang-orang yang tidak mau merubah hidupnya dan tidak mau
bersaing dengan orang lain. Maka dia manusia yang tidak mengerti hakikat akan
kehidupannya.
Pengaruh keberadaan manusia unggul
sangat besar bagi kehidupan ini baik bagi bangsa dan Negara. Karena dalam
berbagsa dan bernegara memerlukan yang namanya skill yang luar biasa dan adanya
inovasi yang luar biasa pula. Sehingga di sana bisa memiliki daya saing di era
globalisasi. Maka diharapkan di masa ini banyak lahir manusia yang unggul.
Karena semakin banyak manusia unggul di negeri ini. Maka semakin besar pula
peluang maju bagi negeri ini..
D.
Manusia
Unggul Mempengaruhi Kesuksesan
Setiap
orang mengharapkan yang namanya kesuksesan. Di mana sukses adalah emas yang
selalu diharap-harapkan oleh semua orang dari berbagai kalangan. Baik kalangan
orang yang ekonominya dibawah rata-rata sampai yang di atas rata-rata. Semuanya
memiliki rencana sukses sesuai dengan apa yang mereka harapkan di masa depan.
Agar mereka mennjadi manusia yang bahagia di dunia dan akhirat.
Selain itu kita memiliki beberapa
alasan untuk menjadi sukses yaitu:
1)
Kita
ingin mencapai kesuksesan karena itulah adalah bagian dari rencana hidup kita.
Tak ada satupun orang yang menginginkan kegagalan dalam kehidupannya. Baik
dalam kehidupan yang mereka jalani maupun kehidupan akhirat. Semua tak lepas
dari harapan sukses dari setiap pribadi masing-masing. Manusia yang memiliki
rencana sukses maka akan lahirnya emosi positif pada diranya untuk mencapai
kesuksesan itu. Dan berusaha dengan keras untuk melakukan perubahan yang nyata
bagi kehidupannya.
2)
Kita
menginginkan manfaat dari suatau kesuksesan. Dalam hal ini kita mengharapkan
akan manfaat dari kesuksesan yang diperoleh. Karena dengan adanya kesuksesan
yang kita perjuangkan itulah kita mampu menikmati apa yang kita dapat. Sehingga
manfaat dan sukses sangat berkaitan erat. Karena dalam kesuksesan menyimpan
manfaat yang luar biasa untuk bisa dinikmati dalam pribadi seseorang.
3)
Kita
menyukai perasaan kemenangan. Dalam hal ini siapa yang tidak suka dengan yang
namanya kemenangan. Setiap orang sangat menyenangi terhadap kemenangan sehingga
mereka menggunakkan berbagai cara untuk mencapai kemenangan. Yang mana hal itu
harus melewati beberapa kompetisi. Tanpa adanya kompetisi siapapun tidak akan
mendapatkan kemenangan. Dengan perasaan suka terhadap kemenangan itulah setiap
manusia mampu berlomba-lomba untuk jadi yang terbaik dari yang terbaik.
4)
Kita
menginginkan dorongan atau rangsangan dalam hidup kita kita. Saat kita
mengetahui ada mimpi atau cita-cita yang hendak kita capai. Itulah yang akan
merangsang diri kita untuk bertindak. Semakin besar impian yang akan kita capai
akan semakin kuat pula kita untuk berjuang sukses. Dan dengan hal inilah kita
akan selalu bersemangat. Kita juga akan termotivasi untuk menggapainya. Dengan
demikian kita akan selalu berkembang untuk bisa lebih baik.
5)
Kita
akan memberikan kompensasi kegagalan-kegagalan kita di masa lalu. Setiap orang
pasti pernah mengalami kegagalan. Kegagalan-kegagalan tersebut begitu sangat
menyakitkan dan merupakan suatu hal yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan
kita, tetapi dari setiap kegagalan tersebut selalu terdapat pelajaran positif.
Kegagalan-kegagalan tersebut bisa semakin menumbuhkan semmangat yang berkobar
jika orang yang mendapatkannya merasa ikhlas dan faham dengan arti kegagalan
itu. Namun, bagi orang yang terlalu berlarut dengan kegagalannya akan
menjadikan mereka semakin tumpul untuk berkarya kembali. Maka ia tidak akan
bisa menyambut kesuksesannnya.
Selain alasan kesuksesan kita juga harus memiliki beberapa
inspirasi menuju sukses yaitu:
1)
Yakinlah
semua yang dialami ada maksudnya
2)
Putuskan
untuk bermimpi, segeralah menata rencana untuk mimpi karena waktu berjalan
dengan terus menerus. Jangan menunggu waktu tepat untuk menentukan mimpi karena
selama ini tidak ada waktu yang tepat. Yang seharusnya menempatkan waktu adalah
diri kita sendiri.
3)
Membangun
kesuksesan dari hal kecil, kita mencoba merubah hal terkecil kemudia hal yang
terbesar. Karena jika kita berencana untuk mengubah hal yang besar tanpa adanya
perubahan hal yang kecil. Maka rencana itu tidak akan ernah tercapai.
4)
Manfaatkan
semua yang akan membantu anda meraih tujuan. Dekati orang-orang yang bisa
membantumu untuk meraih apa yang anda inginkan. Contoh jika anda ingin menjadi
salah satu anggota wartawan maka hendaklah anda mendekati atau berteman dengan
orang yang berprofesi sebagai wartawan. Karena secara tidak langsung dia akan
membantumu untuk bisa menjadi seorang wartawan dan senantiasa memotivasimu.
Atau dekati sesuatu yang mendukung untuk meraih kesuksesan.
5)
Sikap
menentukan posisi anda. Sikap merupakan salah satu bentuk pola pikir. Karena
dengan sikap orang bisa terbayang akan kesuksesannya dengan berbagai tantangan
yang mereka lakukan. Sedangkan orang yang hanya mengandalkan pola pikir positif
belum tentu bisa mengantarkan kepada kesuksesan. Karena hal itu sama halnya
dengan angan-angan semata.
6)
Yakinlah
pada diri sendiri dan yakinlah anda bisa meraih impian. Karena mindset sangat
mempengaruhi diri seseorang. Mindset seseorang yang selalu positif maka dia
akan senantiasa berbuat positif dan akan mendapatkan hasil yang positif.
Sedangkan mindset yang negative juga akan mempengaruhi tindakan dan hasilnya
pula.
7)
Gunakan
kekuatan memilih anda. Di sini kita diharapkan memiliki kekuatan dari diri
sendiri bukan dari orang lain. Karena kesuksesan yang didapat melalui cara
sendiri akan lebih bermakna dibandingkan dengan cara yang diperoleh dari cara
yang telah digunakan orang lain.
8)
Bangunlah
hubungan dengan sesama. Meniadakan sifat permusuhan antar sesame. Dan saling
menghargai orang lain meskipun orang tersebut saingan kita.
9)
Menjadi
percaya diri. Karena percaya diri adalah salah satu cara paling ampuh untuk
menjemput kesuksesan.
10)
Singkirkan
pikiran negative. Karena pikiran
negative akan mempengaruhi hidup seseorang. Dengan pikiran yang demikian itulah
seseorang bisa berperilaku jahat. Dan masih banyak lagi
Dan yang bisa mencapai hal-hal yang diatas hanyalah manusia-manusia
unggul. Maka pengaruh manusia unggul terhadap kesuksesan sangat diperlukan
karena keduanya memiliki korelasi yang sangat erat. Sehingga manusia mampu
menjadi manusia sesungguhnya. Yakni sukses dalam kehidupan dunia dan akhirat.
BAB III
PENUTUP
Ø KESIMPULAN
Manusia unggul adalah manusia yang memiliki kekuatan yang
membedakan dirinya dengan orang lain. Sehingga mereka mampu menjadi agen
perubahan terhadap bangsa dan negaranya. Adapun upaya yang diperlukan untuk
menjadi manusia sukses yaitu:
1)
Melaksanakan
amal ibadah
2)
Memiliki
keimanan yang utuh
3)
Memiliki
akhlak mulia yang terdiri dari amanah, ikhlas, tekun disiplin, bersyukur,
sabar, dan adil.
Juga memiliki energy yaitu:
a)
Tahan
banting
b)
Kecepatan
berpikir dan bertindak
c)
Tidak
menunda-nunda waktu,
d)
Berpikir
maju,
e)
Kritis,
f)
Ketakwaan
yang ampuh
g)
Tekun
ibadah
h)
Jujur,
i)
Pemberani
j)
Langkah
berbeda,
Sedangkan pengaruh keberadaannya yaitu sebagai agen perubahan dalam
kehidupan bangsa dan bernegara.
Sedangkan pengaruh terhadap kesuksesan ialah sebagai bentuk yang
saling mempengaruhi satu sama lain. Karena
untuk mendapatkan kesuksesan seseorang harus bisa menjadi manusia unggul
terlebih dahulu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar